Saya dapat dari Milis yang saya Ikuti.
Copas Mulai
Barusan sy Dapat SMS dari Nomor yang tidak terdeteksi, bunyinya :
ini SMS dr George Adijtondro, fwd : Team Sukses SBY (Fox Indonesia) sudah menguasahi KPU, Programer dan Data Entry adalah bagian IT Densus 88 Mabes Polri dibawah koordinasi Soetanto, IT KPUD dikuasahi POLDA, KPPS dikuasahi POLRES/POLSEK, KPU, DEPDAGRI & POLRI telah sepakat “Pilpres Satu Putaran dengan kemenangan SBY 60~70% untuk SBY
wah….ini berartikan Milih nggak Milih tetap Milih….yo wis ben Rakyat bisa apa ?
Copas Selesai.
Terus apakah langsung percaya? Coba Search Nama George Adijtondro di sesepuh Search Engine, yang ada malah George Aditjondro, beda posisi J ama T-nya. Weleh-weleh.. Emangnya Orang KPU satu dari satu Partai duank? Emangnya Kepolisian dari satu Partai duank? Emangnya Banwaslu tak bertindak?
Selamat malam Gan, siapkah besok buat nyontreng?
Update : 08 Juli 2009 : 00:37 Dinihari
Seperti Yang telah Saya Post di Test RSS Feed Function Facebook. Saya melakukan penulisan catatan Otomatis, sehingga setiap yang saya tulis di blog akan muncul Otomatis Ke Note Facebook saya.
Berikut beberapa tanggapan teman-teman di Facebook : Malah ramean di sana.
- Tendi R : masak sih gan.,.??
cuma mw ngejatuhin nama aja tuh.,.,
jelek banget pemilu d endonesa.,.,
g ksatria.,. - Yoga K : udah tau gan…
emang bener itu..
bkn gosip lagi… - Tendi R : yakin.,.??
kata sapa gan.,.??? - Yoga K : hehehhe…
scara tmn gw org densus 88 & dperbantukan jd team IT d KPU - Yudhika EET : wew, kayanya hoax deh ni pak komandan
mending MW aja deh :beer: - Tendi R : ayo.,.,
MW.,.,
:ilovekaskus - Succesfull T : wkwkwk jangan segera menyebarkan berita yang belum bisa di klarifikasi kebenarannya. Black Campaign is black. 2X
- Ahmad R : anjir!!
hambar bgt tu ziz..
gmn jadi gk nyoba CB Rohan?
Tags: George Adijtondro, George Aditjondro, pemilu 2009, pemilu 2009 curang, pemilu presiden

Load 36 queries in 0.290 second(s).
July 7th, 2009 at 9:44 PM
Black Camapaign nih
July 8th, 2009 at 10:11 AM
sms aja dipercaya,
mulai dari sms santet, gosip, black campaign.
indonesia.. kapan majunya
July 8th, 2009 at 12:51 PM
Masih seruan campaign-nya Empire Earth.
July 8th, 2009 at 6:52 PM
Setuju sama Abrar.. Walaupun gw jarang mainin campaign nya Empire Earth..
July 8th, 2009 at 10:06 PM
mulai ada yang gak sportif nih, pake nyebarin isu sms segala..
toh kenapa gak dari awal dulu-dulu saja info seperti itu disebar? aneh…
July 15th, 2009 at 8:48 AM
PROPA GANDA POLITIK HASIL QUICK COUNT
8 juli 2009, beberapa saat setelah gelaran pemilu baru saja dilaksanakan, sejumlah setasiun televisi menayangkan hasil quick count sementara di wilayah Indonesia Timur sebelum gelaran pilplres usai. Sekitar pukul 10.30 WIB atau pukul 12.30 WIT (30 menit sebelum pilpres usai). Apakah maksud dari penayangan hasil quick count tersebut? Benarkah ini upayah propaganda politik untuk mempengaruhi psikologis pemilih agar mencontreng capres tertentu?
…………………………………………………………..
Seiring tumbuhnya demokrasi, sedikit banyak mengubah wajah dunia perpolitikan di Indonesia. Bukan sja pada kontestasinya yang berubah, namun juga pada metodologi cara berpolitik. Hal ini diindikasikan dengan menjamurnya lembaga survey sekaligus konsultan politik capres dan cawapres.
Fungsi sesungguhnya survey/jajak pendapat adalah memantau opini publik, mengintip persepsi, harapan, pendapat apa yang dipikirkan masyarakat. Fungsi normatif survei, menjembatani kepentingan publik (rakyat) dengan penentu kebijakan publik/ pemerintah. Hasil survei yang muncul dipandang sebagai barometer aspirasi masyarakat secara keseluruhan. Bahkan dalam era demokrasi sekarang ini hasil dari lembaga survei dianggap sebagai kekuatan kelima, selain media massa dan trias politica(eksekutif-legislatif-yudikatif). Oleh karena itu lembaga survei kini dianggap sebagai algojo penentu kebijakan publik.
Seiring bermunculan lembaga survei, Lembaga surveipun berperan ganda: peneliti sekaligus tim konsultan atau tim sukses. lembaga survei menjelma menjadi lembaga komersial yang berafiliasi pada partai politik, tokoh ataupun kelompok tertentu. Lembaga survei beralih fungsi sebagai event organizer, menawarkan jasa, menerima pesanan hasil survei costomer dengan atasnamakan ilmu pengetahuan/kedok metode ilmiah. hasil survei jelas hanya menguntungkan sumber penyandang dana.
Dengan dasar hasil survei pesanan tadi, sipenyandang dana mempublikasikan penelitian. Tujuannya propaganda politik. Pengumumam hasil survei dinilai sebagian kalangan akan menimbulkan efek bandwagon atau efek yang membuat orang mengikuti apa yang dilakukan orang banyak.
…………………………………………………
Menjawab pertanyaan diatas, jelas Quick count saat gelaran pilpres berlangsung adalah upaya sistematis mempengaruhi jalannya pemungutan dan perhitungan suara. Propaganda opini publik, teror untuk mempengaruhi psikologi pemilih agar mencontreng capres tertentu.
“Akankah Bawaslu memproses kejadian tidak sportif ini??? kita tunggu saja kelanjutannya…..”
December 7th, 2009 at 1:29 PM
wuih………??????????
Qoq jd bgene????????????
Nie msh isue atw bneran????????????
Indonesia kpn majuny klw gene?????????????