Kemarin kamis waktu ikut Seminar dan Bedah Buku tentang skandal BLBI, yang tentu saja seminar ini gratis, dapet buku gratis, maupun snack gratis dan tidak lupa sertifikat gratis. Namun itu untuk 100 pendatang pertama, maka oleh sebab itu ane bela-belain datang jam 07.30 WIB walaupun acaranya sendiri *katanya* dimulai 08.30 WIB. Saya nomer 8, dapet buku gratis
Pada saat acara memasuki klimaks, ane kebelet mau buang air kecil. Alhamdulillah di Auditorium Thoyib tempat seminar ini berlangsung, ada toiletnya juga. Ane tanpa ragu ke toilet itu, ada toilet berdirinya *ane gak tau apa namanya* namun sebagai mahasiswa TPB yang telah 1,5 Semester kuliah di IPB, ane terlatih untuk waspada dengan toilet berdiri itu… *Chek air mengalir atau tidak*… Ternyata airnya mati. Ke kamar kecilnya klo gitu, di sana ada airnya, baknya penuh.. tapi tetep saja krannya mati..
Di dalam itu ane berpikir, untung udah waspada ngechek airnya, coba klo terlanjur keluar di toilet yang berdiri.. Namun pikiran ane tidak mau berhenti sampai di situ, ane berpikir, “toilet kayak gini, bagaimana kalau Bapak – Bapak yang Terhormat yang sedang mengisi acara ini tiba-tiba juga kebelet dan toilet sasarannya juga toilet berdiri”. *yang tentu saja tidak terlatih kewaspadaan dini tadi*
Setelah urusan kecil di toilet beres, pintu saya buka, dan BADALAAAA salah satu dari Bapak Yang Terhormat yang Mengisi Acara Sudah Stand BY di Toilet Berdiri…. Dengan wajah lugu, lucu, wagu serta tanpa dosa saya bilang,” Pak, airnya mati. Di dalam Toilet yang gedhe saja”.
Ane juga merasa heran, kadang apa yang ane pikirkan bisa begitu saja terlaksana di depan ane.. Apakah kebetulan? Apakah ada bakat jadi peramal? Kayaknya nggak..! Tapi yang ini koq pas banget ya…?

Load 36 queries in 0.251 second(s).