Dulu waktu awal masuk asrama, ada sebuah pikiran simple tentang Mahasiswa Baru & Asrama IPB. Menurut pikiran sederhana itu bahwa Mahasiswa IPB tu mayoritas berasal dari berbagai wilayah Indonesia mulai dari ujung barat sampai ujung timur (di lagunya “Dari Sabang sampai Merauke), dan dari ujung utara sampai ujung selatan (Pulau Weh sampai Pulau Roti) dikurangi Timor Leste. Sehingga klo waktu libur tu Asrama pasti ramai karena Mahasiswanya dari pelosok-pelosok tersebut (termasuk saya).

Hari berganti hari (kayak apa aja), sampailah hari Sabtu ma Ahad, koq Asrama jadi sepi klo libur cuman 2 hari????. Kemudian hari berganti sampai libur Idul Adha ini, libur yang cuman 6 hari ini ternyata juga membuat Asrama sepi. Di lorong saya Lorong 6 Gedung C2, yang tersisa saya (Ngawi), Hans (Tebing Tinggi), Herman (Medan), dan Dian (Riau). Yang lain pada balik. Padahal 1 lorong tu rata2 sekitar 10 kamar yang penduduknya ada 30 sampek 40 orang. Setelah saya pikir, Mahasiswa IPB tu mayoritas adalah penduduk Bogor dan sekitarnya (Jawa Barat/Sunda), bukan sama rata seluruh Indonesia seperti yang saya kira. Di kamar saya , yang berisi 4 orang, yang 3 orang merupakan orang Sunda (Bogor, Bekasi & Tasikmalaya). Tapi enaknya bisa latihan bahasa Sunda. Walaupun cuma baru bisa denger tanpa paham maksudnya.

Update : 03 Juli 2009 ~ 90:37 : Adik saya paling kecil sekarang masuk Asrama IPB juga.. dan omong-omong untuk pecarian dengan Google ID, untuk saat ini. Post ini mendapat tempat pertama pencarian untuk kata Kunci “Asrama IPB”.. jadi gak enak nih..

Asrama IPB terdiri atas 3 Asrama Putra C1, C2, dan C3 dan 3 Asrama Putri A1, A2, A3 serta Rusunawa. Namun masih banyak asrama IPB yang lain seperti : Sylvasari, SylvaLestari dll..